Dewasa ini banyak berita-berita yang tidak bisa di buktikan kebenarannya. Hanya bermodalkan pada laporan dan sumber-sumber yang tidak bisa di buktikan keabsahannya. semua orang kalau hanya di suruh bicara pun bisa '' faktanya '' ? nihil
Seharusnya ketika suatu redaksi ingin mengangkat suatu berita, seharusnya tidak mentah-mentah menerima cerita dari sumber yang belum tentu kebenarannya.Ya jikalau ingin menganggkat berita jangan hanya mendengar dari sumber yang satu pihak. Hal beginian bukanlah suatu yang mudah. apalagi berita-beritanya akan di ekspos ke dunia.Sungguh sangat kacau. apalagi berita merupakan santapan bagi masyarakat pada umumnya. Benar-benar sangat merugikan khalayak.
Sebagai seorang pembaca berita, diharapkan agar selektif dalam membaca. Banyak diantara anda-anda yang menyimpulkan berita yang di baca salah karena belum terselesaikannya pembacaan berita tersebut.
Baru-baru ini terjadi peristiwa yang sangat luar biasa. Penikaman senior terhadap junior *****. Berita sampah yang hanya merusak citra kampus.Berfikir seperti anak-anak TK, hanya mementingkan ego dan nafsu. Sebagai seorang mahasiswa seharusnya dapat bersikap dengan memelihara etika kesopansantunan. Namun yang dapat kita lihat pada saat ini , moral generasi bangsa benar-benar telah rusak.
Berita-berita sampah yang diekspos ke berbagai penjuru tidak henti-henti, seakan riya mempertotonkan kebusukan diri sendiri bersandar di balik kata ''KORBAN'', sungguh keji. Kejadian yang terjadi sebenarnay belum dapat terungkap. Namun Tuhan tak pernah tidur. Kebenaran selamanya akan menang.
Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api.
Kebenaran akan berita-berita yang dimuat belum bisa di buktikan kebenarannya. Bijaklah dalam membaca berita. Gunakan juga mata dan pikiran sehatmu untuk melihat fakta yang dapat kamu tangkap saat ini.
Ketika korban berkeliaran didepan mata. Mungkinkah suatu hal yang besar menimpanya?
Seharusnya ketika suatu redaksi ingin mengangkat suatu berita, seharusnya tidak mentah-mentah menerima cerita dari sumber yang belum tentu kebenarannya.Ya jikalau ingin menganggkat berita jangan hanya mendengar dari sumber yang satu pihak. Hal beginian bukanlah suatu yang mudah. apalagi berita-beritanya akan di ekspos ke dunia.Sungguh sangat kacau. apalagi berita merupakan santapan bagi masyarakat pada umumnya. Benar-benar sangat merugikan khalayak.
Sebagai seorang pembaca berita, diharapkan agar selektif dalam membaca. Banyak diantara anda-anda yang menyimpulkan berita yang di baca salah karena belum terselesaikannya pembacaan berita tersebut.
Baru-baru ini terjadi peristiwa yang sangat luar biasa. Penikaman senior terhadap junior *****. Berita sampah yang hanya merusak citra kampus.Berfikir seperti anak-anak TK, hanya mementingkan ego dan nafsu. Sebagai seorang mahasiswa seharusnya dapat bersikap dengan memelihara etika kesopansantunan. Namun yang dapat kita lihat pada saat ini , moral generasi bangsa benar-benar telah rusak.
Berita-berita sampah yang diekspos ke berbagai penjuru tidak henti-henti, seakan riya mempertotonkan kebusukan diri sendiri bersandar di balik kata ''KORBAN'', sungguh keji. Kejadian yang terjadi sebenarnay belum dapat terungkap. Namun Tuhan tak pernah tidur. Kebenaran selamanya akan menang.
Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api.
Kebenaran akan berita-berita yang dimuat belum bisa di buktikan kebenarannya. Bijaklah dalam membaca berita. Gunakan juga mata dan pikiran sehatmu untuk melihat fakta yang dapat kamu tangkap saat ini.
Ketika korban berkeliaran didepan mata. Mungkinkah suatu hal yang besar menimpanya?
Komentar